Stop loss adalah salah satu alat paling praktis dalam trading. Ini menutup posisimu secara otomatis ketika harga mencapai level yang kamu tetapkan, membatasi berapa banyak yang bisa kamu rugi tanpa harus memantau pasar setiap saat. Artikel ini menjelaskan apa itu stop loss, cara kerjanya, dan cara menetapkannya.
01
Apa itu stop loss?
Stop loss adalah order yang menutup posisimu secara otomatis ketika harga mencapai level yang kamu tetapkan. Jika kamu membuka trade dan pasar bergerak berlawanan, stop loss keluar dari posisi pada harga yang sudah kamu tentukan. Kamu tidak perlu memantau.
Stop loss adalah order yang menutup posisimu secara otomatis ketika harga mencapai level yang kamu tetapkan. Jika kamu membuka trade dan pasar bergerak berlawanan, stop loss keluar dari posisi pada harga yang sudah kamu tentukan. Kamu tidak perlu memantau.
Stop loss sangat penting untuk leveraged trading. Saat kamu trading dengan leverage, kerugian menumpuk lebih cepat dibanding trade biasa. Posisi yang mungkin butuh berhari-hari untuk rugi 20% tanpa leverage bisa mencapai titik itu dalam hitungan jam. Stop loss membatasi seberapa jauh kerugian itu bisa berlanjut.
Pasar crypto berjalan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Pergerakan harga signifikan bisa terjadi semalam atau di akhir pekan. Stop loss yang dipasang sebelum kamu meninggalkan layar adalah perlindungan paling langsung yang tersedia terhadap pergerakan tersebut.
02
Bagaimana cara kerja stop loss dalam praktiknya?
Jika kamu membeli Bitcoin di $60.000 dan menetapkan stop loss di $54.000, posisimu menutup otomatis jika harga turun ke $54.000. Kamu rugi 10% dari posisi, tidak lebih, terlepas dari seberapa jauh harga turun setelah stop terpicu.
Jika kamu membeli Bitcoin di $60.000 dan menetapkan stop loss di $54.000, posisimu menutup otomatis jika harga turun ke $54.000. Kamu rugi 10% dari posisi, tidak lebih, terlepas dari seberapa jauh harga turun setelah stop terpicu.
Tanpa stop loss pada posisi leverage, kamu bisa kehilangan seluruh margin sebelum sempat bereaksi. Pasar crypto bisa bergerak 10 hingga 15% dalam satu hari. Jika kamu tidak memantau dan tidak ada stop yang dipasang, platform mungkin melikuidasi posisimu pada harga yang lebih buruk dari yang kamu pilih.
Stop loss juga menghilangkan faktor emosional dari trading. Bertahan melalui kerugian dengan harapan pasar pulih adalah salah satu cara paling umum trader mengubah kerugian kecil menjadi kerugian besar. Stop loss memaksa keluar pada level yang kamu putuskan sebelum trade dibuka, saat berpikir jernih.
03
Bagaimana cara menetapkan level stop loss?
Level stop loss yang tepat tergantung pada aset dan ukuran posisimu. Menetapkannya terlalu ketat berarti fluktuasi harga normal akan menutup trademu sebelum sempat berkembang. Terlalu longgar berarti stop tidak melindungimu secara bermakna.
Level stop loss yang tepat tergantung pada aset dan ukuran posisimu. Menetapkannya terlalu ketat berarti fluktuasi harga normal akan menutup trademu sebelum sempat berkembang. Terlalu longgar berarti stop tidak melindungimu secara bermakna.
Salah satu cara adalah melihat kisaran harga terbaru. Jika suatu aset biasanya bergerak 3 hingga 5% dalam sehari, stop yang ditetapkan 2% jauhnya akan terus terpicu karena noise. Stop yang ditempatkan lebih jauh, pada level yang hanya akan dicapai harga jika tebakan trade benar-benar salah, ini jauh lebih fungsional.
Kerugian maksimum yang siap kamu terima dalam trade seharusnya menentukan level stop, bukan sebaliknya. Putuskan berapa yang bisa kamu tanggung untuk hilang, hitung harga yang mewakili kerugian itu, dan tetapkan stop di sana.
Produk dan fitur yang tercantum dapat berubah dan bukan merupakan komitmen untuk menghadirkan materi, kode, atau fungsi apa pun. Kami berhak mengubah, membatalkan, atau menangguhkan fitur atau produk apa pun tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Anda.